Kenapa Hanya Baterai Lithium yang Bisa Fast Charging? Ini Penjelasannya!

kegunaan motor listrik

Perkembangan kendaraan listrik membuat teknologi baterai semakin menjadi perhatian. Salah satu fitur yang banyak dicari adalah fast charging, yaitu kemampuan mengisi daya baterai dalam waktu lebih singkat dibandingkan pengisian konvensional.

Saat ini, teknologi fast charging banyak ditemukan pada kendaraan listrik yang menggunakan baterai lithium-ion. Namun, baterai lithium bukan satu-satunya jenis baterai yang secara teori dapat menerima pengisian cepat. Pada motor listrik, baterai lithium-ion lebih banyak digunakan untuk teknologi fast charging karena memiliki karakteristik yang mendukung pengisian dengan arus lebih tinggi.

Secara sederhana, baterai lithium pada motor listrik bisa fast charging (pengisian cepat) karena memiliki laju perpindahan ion yang sangat tinggi dan hambatan internal yang rendah ion lithium bergerak antara elektroda negatif dan positif selama proses pengisian dan penggunaan. Ketika proses pengisian dipercepat, pergerakan ion tersebut harus tetap dikendalikan agar tidak menimbulkan masalah pada sel baterai.

Desain sel dan material elektroda yang digunakan dapat memengaruhi seberapa cepat baterai dapat diisi. Karena itu, tidak semua baterai lithium-ion memiliki kemampuan fast charging yang sama.

Bagaimana dengan Baterai Lead-Acid?

Baterai lead-acid atau aki timbal-asam juga dapat diisi dengan arus yang relatif besar dalam kondisi tertentu. Namun, karakteristik pengisian dan penggunaannya berbeda dengan baterai lithium-ion.

Lead-acid umumnya memiliki kepadatan energi lebih rendah dan bobot lebih berat. Proses pengisiannya juga memiliki karakteristik yang membuat pengisian berdaya tinggi secara terus-menerus kurang ideal. Efek sampingnya dapat berakibat pada kerusakan baterai pada penggunaan jangka panjang.

Berbeda dengan baterai SLA, baterai lithium lebih aman untuk pengisian daya dengan daya lebih tinggi sehingga aman untuk disandingkan dengan charger fast charging 

Fitur Fast Charging pada United E-Motor

Sistem fast charging bukan hanya bicara tentang baterai, ada charger, baterai itu sendiri, BMS, sistem pendinginan, dan daya minimum yang harus disalurkan. Semua komponen ini harus bekerja sebagai satu kesatuan untuk membuat sistem fast charging yang berjalan dengan baik, aman, dan tidak merusak baterai itu sendiri.

Oleh karena itu, United E-Motor membekali kendaraannya dengan baterai lithium-ion untuk memfasilitasi fitur fast charging. Ditambah dengan charger berdaya 10 watt yang mendukung sistem pengecasan fast charging. Sayangnya, dengan sistem dan charger yang lebih besar, daya rumah yang dibutuhkan juga meningkat. Untuk mempergunakan fitur ini, daya rumah minimal 2200 watt. 

Namun, pada akhirnya kemampuan pengisian daya juga akan semakin menjadi bagian penting dalam pengalaman menggunakan kendaraan listrik—membuat waktu menunggu pengisian menjadi lebih singkat dan mobilitas menjadi semakin praktis.