Kotor Abu Vulkanik? Ini Panduan Perawatan Motor Listrik yang Benar
Sejak beberapa hari lalu, hujan abu vulkanik yang berasal dari Gunung Anak Krakatau dan beberapa gunung berapi lainnya terus mengguyur beberapa wilayah disekitarnya. Akibatnya banyak motor yang kotor akibat debu yang menempel di bodi kendaraan.
Sekilas, abu vulkanik mungkin terlihat seperti debu biasa. Namun, material ini memiliki partikel mineral yang dapat bersifat abrasif. Jika dibersihkan dengan cara yang salah, permukaan cat bahkan komponen tertentu pada motor listrik berpotensi mengalami kerusakan.
Karena itu, motor listrik yang terkena abu vulkanik sebaiknya tidak langsung dibersihkan dengan cara mengelapnya menggunakan kain. Lantas, bagaimana cara membersihkan motor yang benar?
Jangan Langsung Mengelap Motor
Hal pertama yang perlu diingat adalah jangan langsung mengelap abu vulkanik yang masih menempel dalam kondisi kering. Ketika kain digosokkan pada permukaan yang masih dipenuhi abu, partikel mineral dapat ikut bergesekan dengan cat. Karena sifatnya yang abrasif, gesekan tersebut berpotensi menimbulkan baret halus pada permukaan bodi.
Jadi, meskipun motor anda terlihat sangat kotor dan ingin segera dibersihkan, tahan keinginan untuk langsung mengambil kain lap.
Bilas dengan Air Terlebih Dahulu
Basahi motor listrik dengan air mengalir untuk meluruhkan dan mengangkat partikel abu dari permukaan kendaraan sebelum dilakukan proses penggosokan. Gunakan air secukupnya dan arahkan secara menyeluruh ke bagian motor listrik yang terkena abu. Pastikan sebanyak mungkin partikel abu sudah terangkat sebelum melanjutkan ke tahap pencucian.
Tahap ini sangat penting karena mengurangi kemungkinan partikel abrasif ikut tergesek ketika bodi dibersihkan menggunakan spons atau kain.
Cuci Menggunakan Sabun Khusus Kendaraan
Setelah sebagian besar abu terangkat, motor dapat dicuci menggunakan air dan sabun atau deterjen khusus kendaraan. Gunakan spons atau kain yang bersih dan lembut. Hindari menggunakan kain yang sudah kotor karena partikel abu yang tertinggal pada kain dapat kembali menggores permukaan bodi.
Lakukan pencucian secara perlahan dan pastikan seluruh bagian yang terkena abu sudah dibersihkan.
Jangan Hanya Fokus pada Bodi
Membersihkan motor listrik setelah terkena abu vulkanik bukan hanya soal membuat bodi kembali bersih. Pada motor listrik perlu juga diperhatikan lubang pengecasan, tentunya jangan langsung arahkan air kedalam lubang karena dapat membuat kerusakan pada kelistrikan motor. Pastikan lubang pengecasan selalu dalam kondisi tertutup rapat, ini membuat debu vulkanik tidak bisa masuk ke area kelistrikan motor.
Pengendara juga harus mengantisipasi jika ingin melakukan pengecasan atau melepas baterai di ruang terbuka. Pastikan lokasi tidak mudah terekspos debu sehingga abu vulkanik tidak merusak bagian baterai motor.
Jika terdapat gejala yang tidak biasa setelah motor terkena abu vulkanik, sebaiknya lakukan pemeriksaan di bengkel sebelum kembali digunakan secara normal. Hal ini menjadi semakin penting apabila motor listrik berada cukup lama di area dengan paparan abu yang tebal.


