Pendahuluan Produk Motor Listrik dan Berkendara

Keuntungan Motor Listrik

Informasi pada halaman ini (dan halaman selanjutnya yang berhubungan dengan panduan atau dukungan teknis pengguna) bertujuan memberikan panduan pengoperasian kendaraan dengan mudah, memastikan keamanan berkendara di jalan dan memberikan rekomendari perawatan produk. Pemilik kendaraan dan pengendara bertanggung jawab pada dirinya, mempelajari serta mematuhi semua peraturan yang berlaku mengenai motor listrik dalam berlalu lintas dan keselamatan berkendara.

A. Pendahuluan

Panduan Pemilik wajib dibaca dan dimengerti seluruhnya karena informasi ini memberikan panduan pengoperasian kendaraan dengan mudah, memastikan keamanan berkendara di jalan dan Anda dapat mengajukan klaim garansi sesuai dengan ketentuan dan aturan yang berlaku.

Pemilik kendaraan dan pengendara bertanggung jawab mempelajari seerta mematuhi semua peraturan yang berlaku mengenai motor listrik dalam berlalu lintas dan keselamatan berkendara.

 

Patuhi Peraturan yang Berlaku

Berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor 45 Tahun 2020 tentang Kendaraan Tertentu dengan Menggunakan Penggerak Motor Listrik. Pengguna sepeda listrik harus memenuhi syarat sebagai berikut:

  • Berusia minimal 12 tahun
  • Menggunakan Helm
  • Sepeda tidak boleh digunakan untuk mengangkut penumpang kecuali sepeda listrik yang dilengkapi tempat duduk penumpang
  • Tidak boleh melakukan modifikasi daya motor yang dapat meningkatkan kecepatan

Memahami dan mematuhi tata cara berlalu lintas yang meliputi:

  • Menggunakan kendaraan tertentu dengan tertib dan memperhatikan keselamatan pengguna jalan lain
  • Memberikan prioritas pada pejalan kaki
  • Menjaga jarak aman dari pengguna jalan dan
  • Membawa kendaraan tertentu dengan penuh konsenterasi.

 

Mulai Dengan Aman

Keselamatan pengguna adalah yang terpenting, berikut rekomendasi keselamatan:

  • Kecepatan, Manuver dan Tanjakan. Hindari akselerasi atau manuver spontan yang bisa menggangu pengendara lain. Jangan melalui tanjakan yang terlalu curam yang bisa menyebabkan kehilangan keseimbangan.
  • Beban Maksimal. Jangan memberikan beban yang berlebihan pada kendaraan, beban total jangan melebihi 110kg.
  • Spesifikasi. Jangan merubah spesifikasi yang dapat mengurangi fungsi atau kualitas, termasuk potensi membahayakan keselamatan. Perubahan spesifikasi bisa menggugurkan garansi.
  • Kelengkapan Keselamatan. Gunakan helm dan perlengkapan keselamatan lainnya. Hindari pakaian longgar atau ada bagian dari baju yang dapat tersangkut di bagian yang bergerak.
  • Berkendara Off-road. Jangan paksakan motor listrik untuk off-road karena bisa membuat kendaraan bermasalah dan membahayakan keselamatan. Jangan berkendara di atas pasir dan pantai.
  • Berkendara dalam gelap. Berkendara di malam hari jauh lebih berbahaya daripada bersepeda di siang hari. Mengenakan pakaian reflektif akan membantu Anda lebih terlihat, pastikan Anda memiliki kondisi fisik yang baik untuk berkendara malam hari.
  • Hati-hati kontak langsung. Dilarang menyentuh langsung bagian aktif listrik seperti sakelar daya utama dan soket baterai dengan tangan basah.

 


Gunakan sistem pencahayaan yang baik saat berkendara di malam hari atau pada waktu lain dengan jarak pandang yang buruk. Nyalakan lampu, pastikan reflektor pada motor berfungsi baik. 

 

Tindakan Pencegahan Umum 

  • Keselamatan pengguna adalah yang terpenting, pastikan mengikuti peraturan yang berlaku. serta memahami tindakan pencegahan umum berikut untuk meningkatkan faktor keselamatan.
  • Pengemudi motor listrik harus membawa SIM (Surat Izin Mengemudi) dan STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan) sebelum berkendara. Dilarang mengendarai jika belum memiliki SIM C.
  • Dilarang meminjamkan motor listrik kepada orang yang tidak memiliki SIM C dan tidak terbiasa dengan kinerja motor listrik.
  • Perisalah bahwa Anda dan penumpang mengenakan helm motor SNI dan peratalan pelindung lainnya (jaket, sepatu, celana panjang, sarung tangan dan lainnya) yang memenuhi standar keselamatan dengan benar.
  • Periksa sepenuhnya faktor keamanan kendaraan berfungsi dengan baik seperti lampu, rem, sein dan lainnya.
  • Pastikan bahwa Anda sehat dan fit secara fisik, fokus secara mental serta bebas dari minuman keras dan obat-obatan terlarang.
  • Lakukan pemeliharaan kendaraan dan memastikan kendaraan dalam kondisi prima untuk dikendarai.
  • Tidak diperbolehkan memodifikasi motor listrik secara ilegal dan menggunakan baterai serta pengisi daya (charger) yang tidak memenuhi syarat.
  • Berhati-hatilah memuat barang, perhitungkan beban total dan volume, jangan sampai mengganggu kinerja motor dan pengendaraan.
  • Jika terasa gejala seperti tenaga kurang kuat, baterai cepat habis atau komponen yang bekerja tidak normal, segera lakukan perbaikan ke bengkel.
  • Pastikan tekanan pada roda sudah normal: roda 100/70-12 adalah 200kpa (29psi), sementara pada roda 120/70-12 adalah 225kpa (33psi).

 

Keamanan Setelah Berkendara 

  • Setelah menggunakan kendaraan, hentikan kendaraan, matikan kontak listrik (termasuk sakelar daya utama) dan lepaskan kunci.
  • Periksa apakah baterai masih memadai untuk penggunaan berikutnya. Lakukan pengecasan sesuai mekanisme yang dianjukan di buku panduan ini.
  • Parkir kendaraan di tempat aman, disarankan di tempat yang teduh dan permukaan rata, gunakan standar samping atau tengah sesuai kebutuhan.
  • Matikan sakelar daya utama dengan merubah switch ke posisi OFF, kemudian kunci kemudi untuk mencegah pencurian.

 


 Pelajari informasi lebih lengkap pada bagian buku manual yang lain. Inspeksi produk secara berkala juga diperlukan untuk memastikan berkendara dengan aman dan nyaman.

Selalu putar kunci ke posisi OFF saat tidak sedang mengendarai. Sangat mudah untuk terlupakan bahwa motor listrik masih dalam keadaan aktif karena tidak ada suara. Kecelakaan dapat terjadi jika motor listrik dibiarkan dalam kondisi ON.

 

 

Pencegahan Kerusakan Baterai 

 

  • Lakukan pengecasan ke sumber energi listrik dengan charger untuk mengisi ulang daya baterai setelah digunakan. Setelah selesai pengisian, lepaskan charger dari sumber energi listrik, guna menjaga keawetan baterai.
  • Berikut ini urutan pengecasa Baterai yang benar: Sambungkan Charger ke baterai/motor, lalu Charger ke listrik, ketika sudah penuh: lepaskan charger dari listrik, lalu charger dari baterai/motor.
  • Saat motor listrik Anda tidak digunakan dalam waktu yang lama (30 hari atau lebih), sebaiknya tetap lakukan pengecasan kembali untuk mengisi daya selama beberapa jam (setiap sebulan sekali), demi menjaga performa baterai.
  • Jangan biarkan baterai dalam kondisi habis total. Pengguna motor listrik sering lalai untuk melakukan pengecasan. Disarankan untuk melakukan pengisian setelah melakukan perjalanan, agar siap untuk perjalanan berikutnya.
  • Bila motor listrik tidak digunakan dalam 5 hari kedepan, maka sebaiknya lepaskan colokan yang menempel pada baterai.
  • Standar tegangan listrik untuk melakukan pengecasan baterai adalah 220V.

Selalu gunakan charger/pengisi daya milik PT. Terang Dunia Internusa.

Anda akan menemukan informasi penting tentang keselamatan pada label yang tertempel di motor listrik Anda.Simbol ini terletak di motor listrik Anda untuk menginformasikan bahwa area tersebut dapat mengeluarkan aliran listrik bertegangan tinggi yang dapat menyebabkan sengatan listrik, luka bakar hingga kecacatan. Hindari bagian tersebut dari terkena air. Komponen bertegangan tinggi pada motor listrik ini hanya boleh dilakukan servis oleh teknisi dengan pelatihan khusus, kabel bertegangan tinggi memiliki penutup dengan warna tertentu. Hindari menyentuh, dilarang memodifikasi atau memotong kabel bertegangan tinggi tersebut.