United E-Motor : Konsistensi United untuk Menggerakan Produk Lokal
Kemerdekaan bukan hanya tentang bagaimana sebuah bangsa terbebas dari penjajahan. Lebih dari itu, kemerdekaan juga tentang kemampuan untuk berdiri di atas kaki sendiri, menciptakan sesuatu dengan kekuatan sendiri, dan terus berkembang untuk menjawab kebutuhan zaman.
PT Terang Dunia Internusa melalui United E-Motor adalah bentuk inovasi untuk menjawab perubahan kebutuhan masyarakat. Setelah lebih dulu mengembangkan sepeda listrik sejak 2015, United kemudian memperluas langkahnya ke kendaraan roda dua listrik melalui United E-Motor pada tahun 2020. Masuknya United ke pasar motor listrik bukan sekadar memperluas lini produk. Langkah ini menunjukkan bagaimana industri lokal dapat terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan perubahan gaya hidup masyarakat.
Tetap Konsisten dengan Produksi Lokal
Di tengah semakin banyaknya produk kendaraan listrik yang hadir di pasar Indonesia, United membawa satu hal yang tetap dipertahankan: komitmen terhadap manufaktur dalam negeri.
United merupakan brand yang berakar di Indonesia. Produksi sepeda telah dilakukan sejak 1991, sementara pengembangan motor listrik kemudian didukung oleh fasilitas produksi di Indonesia. Untuk United E-Motor, fasilitas produksi khusus kendaraan listrik berada di Curug, Tangerang.
Tidak berhenti disana, United E-Motor sekarang juga memproduksi dinamo motor listriknya sendiri yang dilakukan di pabrik United E-Motor Plant 3. Fasilitas tersebut memproduksi dinamo untuk berbagai kebutuhan, mulai dari dinamo sepeda listrik atau moped dengan spesifikasi 48V 750W hingga dinamo motor listrik berdaya 1.200 watt yang digunakan untuk model seperti United E-Motor MX1200.
Hal ini menunjukkan bahwa produk yang lahir dari industri Indonesia memiliki kesempatan untuk bersaing di pasar yang lebih luas.

Memaknai Kemerdekaan Lewat Karya
Kemerdekaan memberikan ruang bagi masyarakat dan industri Indonesia untuk tumbuh, berinovasi, dan menciptakan sesuatu yang dapat dibanggakan. United E-Motor ingin menunjukkan bahwa produk Indonesia dapat terus bergerak mengikuti zaman tanpa kehilangan akar lokalnya.
Membangun Indonesia tidak harus dimulai dari sesuatu yang besar. Bisa dimulai dari membuat, menggunakan, dan mengembangkan produk yang lahir dari negeri sendiri.


